Sabtu, 07 November 2009

Filsafat Ilmu

Tujuan Filsafat Ilmu :
 Memberikan pemahaman tentang landasan substansi ilmu, dasar pijakan berpikir, memahami sumber dan status kebenaran, menumbuhkan semangat berpikir, pendekatan dan prosedur berpikir ilmiah, tanggungjawab ilmiah, cakrawala ilmu sosial dan ilmu alam, dan tujuan ilmu.

Silabus Filsafat Ilmu :
 Ilmu (sains) sebagai pengetahuan yang dipandu secara normatif dari (Tuhan Yang Maha Esa) pencarian atau penguasaan ilmu. Sumber & status kebenaran dan nilai ilmu. Manusia yg berkemampuan untuk mengetahui, nalar, sejarah perkembangan filsafat & ilmu, dunia rasa & ratio, ikhtiar versus takdir, sains empiris, penalaran deduktif, hubungan filsafat, sains dan metodologi, persamaan & perbedaan ilmu alamiah & ilmu sosial, perintisan ilmu (sains) berdasarkan agama.

Kompetensi dasar berkembang atau dikembangkan ?
Kemampuan dapat dibangkitkan :
• Oleh orang lain (dituntut belajar, diaktifkan instrumennya).
• Berupaya bangkit sendiri atas kesadarannya.
• Terdorong oleh kekuatan lingkungan.

Segala sesuatu yang dilewati dalam hidup, akan menjadi pengalaman (memory) dan akan terakumulasi menjadi kekuatan. Nilai yang terkandung akan mengalami reaksi (antara kebaikan dan keburukan).

Kompetensi dasar yang dimiliki diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman akan isi silabus yang meliputi :
Teori Hukum, Organisasi Hukum, Hukum Publik, Hukum Privat, Politik Hukum, hingga Metodelogi penelitian.

Kesinambungan Filsafat Ilmu, Metodologi Penelitian, dan statistik meliputi;
• Filsafat ilmu, mengantarkan dorongan dan semangat manusia untuk mengembangkan ilmu. Menerangkan latar belakang pencarian ilmu dan kebenaran relatif suatu ilmu untuk menuju kesejahteraan, kemudahan memulai, memproses, serta kemudahan mengembangkan kegunaannya mengenai urusan Administrasi Publik, tanpa mengabaikan firman Allah SWT sebagai penjamin hidup-mati-dan hidup dalam kemuliaan.
• Metode penelitian, penunjang kemampuan proses pengkajian substansi, meliputi latar belakang, tujuan, dsb ============> hingga berbagai model penetapan dalam penarikan simpulan.
• Statistik, kolerasi, dan regresi, menunjang teknik tabulasi, penghitungan, dan penetapan nilai terhadap hasil perhitungan, untuk mendapatkan akurasi penarikan simpulan.

Substansi dasar kemampuan manusia (kompetensi dasar menulis) meliputi: kemampuan melihat, mendengar, membaca, menulis, menggambar, mencium, merasa, membayangkan, berbicara, berargumen, dan keterampilan teknis atas anggota badannya.

Pembagian operasi beberapa organ tubuh :
Mata => melihat, observasi
Telinga => mendengar
Mulut => membaca, berbicara, berargumen
Hidung => mencium
Lidah => merasa
Otak => berfikir, mengingat, menghitung, membayangkan,
berimajinasi
Tangan => menulis dan menggambar

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar